Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2013

karikatur

Gambar

Pers, Demokrasi dan Kepentingan Politik

Oleh: Nur Sholikhin
            Kebebasan pers merupakan salah satu kedaulatan rakyat yang menjadi unsur sangat penting untuk menciptakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang demokratis. Sehingga, kemerdekaan berpendapat mengutarakan gagasan sebagaimana tercantum dalam pasal 28 Undang-Undang Dasar 1945 harus dilindungi. Oleh karenanya, pers dapat dikatakan sebagai salah satu elemen yang dapat mengawal demokrasi.             Adanya perkembangan globalisasi yang begitu cepat, itu dapat membantu terlaksananya demokrasi. Di mana, dengan adanya arus globalisasi, informasi dapat diperoleh secara cepat. Dengan informasi itulah maka masyarakat mendapatkan info dari pemerintahan yang dapat diakses oleh masyarakat. Sehingga, masyarakat pun dapat mengawal dan mengontrol kinerja pemerintahan. Selain itu, masyarakat juga dapat bebas mengutarakan pendapat dan gagasan mereka. Melalui informasi yang dikemas dalam pers, maka dapat membantu jalannya demokrasi.             Dengan adanya pe…

Ketika Civitas Akademik FTK UIN SUKA Bicara Tentang Kurikulum 2013

Gambar
Kurikulum sebagai suatu sarana pembelajaran yang memiliki karakter dinamis dan berkelanjutan harus terus dikembangkan sesuai dengan perkembangan zaman. Kurikulum 2013 sudah disosialisasikan oleh Kemendikbud melalui uji publik pada bulan Desember kemarin sebagai penyempurna dari kurikulum KTSP. Dengan semangat tinggi ingin memajukan pendidikan Indonesia yang sedang mengalami keterpurukan menjadi pertimbangan yang sangat berat dan membutuhkan konsep yang matang, dengan pola pembelajaran tematik dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, Agama dan Kewarganegaraan yang mengintegrasikan antara aspek spiritual, sosial, pengetahuan dan skill sebagai suatu kompetensi yang harus dimiliki oleh siswa dan memiliki semangat untuk mengimplementasikan pendidikan karakter yang pada kurikulum KTSP belum maksimal terlaksana.

IKD, serius nggak?

Gambar
Sudah tak asing lagi telinga kita mendengar istilah IKD. Namun, baru pertama kali istilah itu kita dengar dan muncul dalam sistem yang kapan saja dapat kita buka. Yah, itulah IKD atau Indeks Kinerja Dosen yang secara konsepnya memang mahasiswa diharuskan untuk menilai kinerja dari dosen yang mengajarkannya dalam semester yang dihadapi. Namun, apakah memang benar bahwa IKD tidak ada manfaat apapun bagi mahasiswa? Adakah pengaruh bagi mahasiswa dalam memberikan penilaian terhadap kinerja dosen? Bagaimana sosialisasinya? Banyak dari mahasiswa yang komplain terhadat kehadiran sistem IKD yang datang secara tiba-tiba tanpa adanya sosialisasi, bagaimanapun juga mahasiswa-lah yang nantinya akan memberikan penilaian dan itu sangat tergantung dari kondisi dan suasana hati “mood” para mahasiswa. “IKD memang tidak ada sosialisasi seperti forum besar. Namun sudah ada peringatan dan himbauan yang berupa surat pernyataan bahwa diwajibkan bagi seluruh mahasiswa untuk melakukan penilaian IKD online y…

Puisi - Basmalah

Basmalah
Oleh: Sholikhin Nur As-Suburi
Dengan menyebut nama Mu Ku melangkah Dengan melihat nama Mu Ku berlari mengejar rahmat Mu Dengan mengingat nama Mu Ku berbuat
Hanya nama Mu Yang ingin selalu ku ingat Aku tak mau mengingat selain Mu
Ketika mengingat makhluk Mu Membuatku jenuh Angkuh nan rapuh Aku dihina Dipermainkan Ditertawakan
Maka ku putuskan tuk mengingat Mu saja Karena Engkau yang membuatku Tenang Tenteram nan aman Sekaligus menyenangkan
Juru gentong, 26, November, 2012

Saatnya Mahasiswa Bicara Kurikulum 2013

Saatnya Mahasiswa Bicara Kurikulum 2013
Dengan adanya kurikulum baru 2013 yang telah diwacanakan oleh pemerintah, itu membuat mahasiswa tidak tinggal diam, khususnya mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Sebagai calon guru, mahasiswa yang tergabung dalamKelompok Studi ilmu Pendidikan (KSiP) tidak tinggal diam untuk merespon wacana pemerintah tersebut. Ini merupakan hal yang perlu ditiru oleh umumnya mahasiswa. Kurikulum 2013 menjadi pokok pembicaraan pada Lesehan Pendidikan KSiP edisi kemarin. Acara diskusi yang diselenggarakan hari Rabu tanggal 16 Januari 2013 tersebut menghadirkan dua narasumber, yaitu M. Syamsul Ma’arif, M.Pd.I dan Ali Mustaqim S.Pd.I, serta dimoderatori oleh Deden. Bertempat di Loby Timur Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.

Salam Redaksi

Alhamdulillah. Sepatah kata yang terurai diiringi senyum dan hembusan nafas lega. Akhirnya, Paradigma bisa kembali menelurkan karya setelah sekian lama terlelap dalam tidur panjang. Bukan hal yang mudah untuk membangun kembali Paradigma pada masa kejayaan sebagaimana yang telah diraih oleh orang-orang terdahulu. Namun, melalui buletin ini, kami akan memulai semuanya dari awal. Layaknya orang yang  tertidur mungkin saat ini Paradigma sudah mulai menggeliat, dan mulai bersiap untuk menghadapi dunia luar.
Ucapan terimakasih kami haturkan kepada segenap pembaca yang selalu setia menunggu dan menanyakan “kapan buletin Paradigma terbit lagi?” Pertanyaan itulah yang selalu membangunkan semangat kami untuk bangkit dan kembali berdialektika dengan dunia jurnalistik serta pendidikan.Ditengah ramainya pro kontra seputar hadirnya kurikulum baru 2013, Paradigma sebagai Lembaga Pers Mahasiswa yang bergelut di dunia pendidikan, mencoba menyampaikan suara dari civitas akademik UIN Sunan Kalijaga khusu…