Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2013

Ketimpangan Hukum di Indonesia

Gambar
Ketimpangan Hukum di Indonesia Oleh: Imron Mustofa*
Judul               :Ironi Cukai Tembakau Penulis             : Gugun El Guyanie, dkk. Penerbit           : Indonesia Berdikari Terbit               : Mei 2013 Tebal               : xiv + 190 halaman ISBN               : 978-602-99292-8-7 Peresensi         : Imron Mustofa

Sejak diperkenalkan pada tahun 1830 dan berhasil dikembangkan secara masif menjadi salah satu tanaman ekspor andalan sejak tahun 1858, tembakau sudah menjadi salah satu sumber pemasukan keuangan negara bagi pemerintah kolonial Belanda. Maka, sejak itulah komoditi eksotis ini dibebani pungutan pajak dalam bentuk cukai, yakni dari hasil pengolahannya dalam bentuk rokok, sehingga sering juga disebut sebagai ‘cukai rokok’.( hlm. 16) Dalam perkembangannya, pemerintah mengatur tata laksana dan tata kelola Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT) dalam UU cukai pasal 66A-66D dan beberapa PERMENKEU. Pasal 66A berbunyi, “Penerimaan negara dari hasil cukai tembakau yang dibuat di…

Surat Resmi Bagi Tuhan

Surat Resmi Bagi Tuhan Oleh;Nur Saadah Sa’bani* Kebebasan, sebuah kata yang selalu tak henti ku cari dimana dia barada. Sebuah kata yang selalu membayangiku dalam kehidupan yang penuh tata tertib. Seperti tak ada pengertian bagi manusia seperti aku, tentang penjelasan arti sebuah kebebasan. Kuliahat wajah putih nan ayu yang selalu melantunkan sabda indah bagiku menjawab sebuah tanda tanya besar dalam perjalananku dalam mencari letak kebebasan itu. Lahir dalam sebuah keluarga yang agamis yang begitu kental sessungguhnya bukanlah pilihan hatiku yang kuharapkan. Berkecimung dengan lantunan-lantunan Qur’an dan kata-kata suci yang berasal dari Rasulullah katanya, itupun tak sepenuhnya membuatku girang. Aku berdiri melihat isi keluargaku yang memandang semua dengan segala yang berkaitan dengan surga dan neraka. Segala tingkah yang selalu dihubungkan dengan doktrin agama sering membuat gejolak dalam batinku. Tak sesekali aku mendesah dengan alur demi alur pertanyaan sebenarnya ada dalam jurang …

Tak Ku Sangka

Tak ku sangka Oleh;Nur Tanfidiyah*             Malam ini, berbeda dengan malam-malam sebelumnya, dinginnya sangat menusuk hingga bulu kudukku serentak berdiri, angin yang melambai kencang membuat ku beranjak dari ruang tamu untuk berkerudung selimut dan aku pun mulai terbawa dalam kehangatan.             Suasana yang hangat dan terang kini berubah gelap dan keadaan pun menjadi sunyi. Aku pergi kesalah satu warung jalanan yang kecil, biasanya orang-orang menyebutnya warung pojok, entah apa alasan mereka memberikan julukan pada warung kecil itu. Pengunjung biasanya duduk santai dengan menyilakan kaki ditemani dengan secangkir kopi pahit dan kepulan asap rokok.             Ketika itu, suasana malam kota Jogja masih terlihat sepi, aku yang belum pernah merasakan begadang atau sekedar keluyuran malam hari, kini rasa penasaran mulai menyelubungi untuk mencicipi suasana warung pojok. Aku ngopi dengan pak Jojo yang umurnya 45 tahun dan ditemani bang Hendra yang umurnya pun masih jauh dengan ku, …

Asrama vs Kos

Asrama vs Kos Oleh;Mira Zu listia* Lina cewek cantik, kelahiran Kalimantan ini menempuh sekolah berasrama selama 6 tahun. Dengan segala sesuatu yang serba diatur mulai dari makan, pakaian, aktivitas, dll. Ketika ia melanjutkan kejenjang kuliah ia sudah tidak mencari sekolah berasrama lagi, akan tetapi ia memilih untuk tinggal di kos, dengan berbagai kehidupan yang jauh berbeda dengan yang diasrama dulu. Lina merasa lebih bebas tanpa ada aturan dalam hal berpakaian, makan , dan aktivitasnya sehari- hari . Bagaimana Lina menjalani hari-harinya? _oOo_ Alhamdulillahnya Lina kuliah di daerah Jogja yang mana harga serba murah disini ketimbang di Kalimantan. Seperti dapat durian jatuh Lina mampu menghemat uang bulanan lebih ketimbang teman- temannya. Ketika di asrama dulu SPP udah sekalian ama uang makan. Makanan udah di atur dari pihak pondok, bahkan tiap hari sudah ditentukan selama seminggu makannya apa aja buat pagi, siang dan malam. Ga bakalan ada kata buat ganti menu kalo ga suka ama ma…

Berteman Debu Jalanan

Berteman Debu Jalanan Oleh : Rena Rieznurfa* Miris sekali saat dia melihat para siswa SD yang berebut keluar dari gerbang sekolah. Setiap hari pemandangan disekolah ini selalu terbayang-bayang dibenaknya. Ini membuatnya ingin kmbali mengenyam bangku pendidikan. Andai aku masih disana, kulitku takkan termakan matahari seperti ini, dan hidupku tak penuh kenestapaan lagi. Keluhnya dalam hati Andai nenek masih bersamaku, andai....... hah, hanya bisa berandai-andai. Desahnya lagi. Lama dia tatap sekolah itu. Tanpa sadar, seseorang telah meyadarkan lamunannya. ***             Pembagian rapor (buku hasil belajar) tiba. Stelah menempuh berbagai cara dan usaha, akhirnya nilai-nilainya lebih meningkat dari biasanya. Prestasi akademik yang begitu gemilang membuat Anton bangga terlebih pada neneknya yang selalu ada dan memberikan dorongan untuknya.  Seperti kebanyakan siswa lainnya, Anton pun ditemani sang nenek. Dengan langkah tergopoh-gopoh, nenek Fitri tetap brsemangat menemani cucunya itu. Setelah…

Sang Pemberontak yang Melawan Pemerintah Demi Kesejahteraan

Judul               : Shin Suikoden Penerbit           : Khansa Publishing Tahun terbit     : Mei 2013 ISBN               : 978-602-179-613-9 Pengarang       : Eiji Yoshikawa Oleh                : Nur Tanfidiyah*
Sang Pemberontak yang Melawan pemerintah Demi Kesejahteraan             Inilah kisah perjalanan seorang pendekar yang bijaksana, cinta damai, pemberani, adil dan penuh kasih sayang. Namun, terpaksa masuk dalam dunia “perampokan” demi menyelamatkan masyarakat dari kebobrokan pemerintah.             Eiji Yoshikawa seorang penulis asal Jepang yang terkenal, kini kembali menciptakan karya tulisnya yang ketiga “Shin Suikoden” Kisah petualangan klasik batas air. Eiji mencoba membawa pembaca pada cerita yang penuh ketegangan dengan rangkaian kata-kata yang memukau dengan gaya bahasa khasnya yang memikat, membuat pembaca mudah memahami dan mencerna isi cerita tersebut.             Buku ini menceritakan Sou Kou Mei seorang pemuda tahanan bawah tanah kawasan Sou. Dia terpaksa masuk dalam dunia…

Cermin Perjuangan Semesta

Cermin Perjuangan Semesta
Judul Buku:Penakluk Badai, Novel Biografi KH.Hasyim Asy’ari Pengarang  :Aguk Irawan MN Penerbit:Global Media Utama Tahun Terbit:I, 2012 Tebal               : xxxii+530 halaman +lampiran Peresensi :Zulfa Amalia*
Figur Hadratus Syaikh Hasyim Asy’ari sangat mengagumkan dan inspiratif. Beliau mengusung gagasan brilian pada jamannya. Pada 7 September 1947 (1367 H), K.H Muhammad Hasyim Asy’ari yang bergelar Hadrat Asy-Syaikh (seorang guru besar di kalangan pesantren) menghembuskan napas terakhirnya, namun berdasarkan keputusan Presiden No. 29/1964, beliau diakui sebagai seorang pahlawan kemerdekaan nasional. Hadratus Syaikh pergi meninggalkan kehidupan yang fana dengan meninggalkan jejak sejarah perjuangan yang patut dicatat dengan tinta emas. Beliau berjuang untuk umat dan negara dengan hati yang dipenuhi keikhlasan.  Ketokohannya tidak sekedar dalam bidang sosial keagamaan melainkan juga dalam bidang kenegaraan. Dalam dunia pendidikan Hadratus Syaikh sangat revolusioner,…

KI Bubar, MPI Gusar!

KI Bubar, MPI Gusar! Sosialisasi Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) oleh Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) lalu (26/11/2012),dikhususkan kepada mahasiswa jurusan Kependidikan Islam (KI) angkatan 2012 dan seluruh dosen FTK. Sosialisasi tersebut menindak lanjuti atas turunnya peraturan Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Islam Nomor 1429 tahun 2012 tentang penataan program studi di Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) sebagai penjabaran dari peraturan Menteri Agama Nomor 36 tahun 2009 tentang penetapan pembidanganilmu dan gelar akademik di lingkungan PTAI.

Agent of Minyak