LPM Paradigma Cetak Buletin Mingguan




LPM Paradigma merupakan Badan Otonom Mahasiswa (BOM) yang bergerak di bidang jurnalistik . Dimana LPM Paradigma telah menghasilkan berbagai karya mulai dari buletin bulanan, majalah dan buku.  LPM Paradigma sendiri telah mengadakan pergantian kepengurusan untuk periode 2014 - 2015

Kini, LPM Paradigma hadir dengan berbagai program baru yang nantinya akan membantu memberi informasi tentang  Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan kepada mahasiswa.  Salah satu program tersebut yakni Buletin Mingguan, buletin ini telah hadir sejak Senin, 31 Maret 2014 dan dapat dilihat oleh para mahasiswa di papan-papan pengumuman Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. Keberadaaan buletin ini selain memberikan informasi tentang barbagai kegiatan dan permasalahan yang ada di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, juga sebagai pengenalan bagi mahasiswa akan adanya Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Paradigma. Buletin tersebut bisa berupa artikel, opini, resensi, puisi, berita, maupun cerpen yang semuanya itu dapat dikirim tidak hanya dari anggota LPM Paradigma akan tetapi semua mahasiswa Ilmu Tarbiyah dan Keguruan.
"Buletin Mingguan ini akan kami sajikan tiap minggu, mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), bisa mengirim tulisan ke redaksi. Buletin ini akan kami tempel setiap hari senin di mading-mading yang ada di fakultas Ilmu Tarbiyah." Ungkap Artha Pradika, Pimpinan Redaksi Lpm Paradigma.
Ia juga menjelaskan, bahwa tulisan yang ingin dikirimkan ke Redaksi bisa di kirim melalui alamat email: Redaksiparadigma@yahoo.co.id. "Kami sangat mengharapkan tulisan teman-teman. Tulisan yang dikirim juga bisa berupa keluhan atau saran terhadap fakultas atau mahasiswa." tambahnya.
Royke Syahputra, mahasiswa PBA semester empat menuturkan, “Adanya buletin mingguan ini merupakan program yang bagus karena membantu mahasiswa Ilmu Tarbiyah dan Keguruan mengerti kondisi sekitar dan moment-moment yang ada di fakultas, sehingga kelak memiliki kesadaran akan lingkungan sendiri.” 
Ia juga memandang dari segi penampilan buletin ini masih dinilai membosankan, karena masih didominasi tulisan-tulisan. Sehingga ia menyarankan perlu adanya selebaran yang didominasi warna tidak hanya satu atau dua tapi lebih, selain itu perlu adanya karikatur dalam tulisan sehingga akan membuat pembaca lebih tertarik.


Mira

Komentar

  1. sangat bermanfaat sekali dengan adanya program ini. dengan ini selain membantu mahasiswa melihat kondisi sekitar. hal ini juga membantu mahasiswa mengembangkan potensi x dalam berkarya lewat paradigma

    BalasHapus
  2. semakin eksisnya pers mahasiswa maka akan tercerahnya suatu peradaban mahasiswa yang lebih kritis..

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peran RA Kartini dalam Pendidikan

Penumpang Keluhkan Pelayanan dan Fasilitas Transportasi Kereta Api Solo

Belajar Hingga Akhir Hayat