Puisi-puisi Ali Munir S.


Luka Anak Bangsa

Kemarau dalam jerit
Menanjak bebatuan nan terjal

Menyatu dalam api
Demi mimpi di tangkai pelangi 

Tak perlu kau tangisi
Tak usah kau kasihi
Ini hanyalah legenda anak negeri
Dipinta pun kau tak peduli

Di bawah terik matahari
Mereka begitu garang
Menerkam mengejar bayang
Menaklukkan pembodohan
Demi perjuangan yang sejati

Tak perlu kau tangisi
Tak perlu kau kasihi
Mereka tlah berteguh hati
Meraih setitik embun di esok pagi

Yogyakarta, 2014


Arah yang Hilang

Di sini, di kota yang permai ini
Sejenak malam menepi
Tak tahu arah terbitnya matahari
Tak tereka apa yang kan terjadi 

Sabit rembulan menghibur
Duduk bersimbah di pangkuan
Mencoba menghapus air mata
Sedikit Redup bercampur haru
 
Yogyakarta, 2014 


Sumber gambar: pendosalugu.blogspot.com 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peran RA Kartini dalam Pendidikan

Penumpang Keluhkan Pelayanan dan Fasilitas Transportasi Kereta Api Solo

Belajar Hingga Akhir Hayat