Penumpang Keluhkan Pelayanan dan Fasilitas Transportasi Kereta Api Solo



Paradigma - Seorang Ibu bernama Rini Hartiasih yang berasal dari Jogja mengaku sering naik Kereta Prameks tujuan Jogja-Solo bersama dengan dua anaknya hampir setiap satu Minggu sekali. Menurutnya, transportasi kereta lebih nyaman dari pada yang lain. “Lagian kalau naik kereta nggak mabuk mbak, dua anak saya juga udah biasa naik kereta dan mereka seneng,” tuturnya Sabtu, (1/4).

Demikian pun Syarif Hidayatullah, seorang mahasiswa kedokteran UNS (Universitas Sebelas Maret Surakarta) yang sering menggunakan kereta, namun ia memilih kelas eksekutif. Menurutnya, kereta lebih tepat waktu untuk jadwal pemberangkatannya dari pada transportasi lain. “Jika disuruh menilai soal kenyamanan di kereta, saya beri angka 8 dari sepuluh,” paparnya.

Customer service Stasiun Solo Balapan diwakili oleh Nopik memaparkan, pihaknya selalu berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi para penumpang. Menurutnya, hal tersebut dilakukan agar kenyaman dalam menggunakan transportasi kereta bisa terpenuhi.

Namun bertolak dari penjelasan Nopik, rupanya masih banyak keluhan mengenai fasilitas dan pelayanan seperti parkir yang mahal dan kurang luas di Stasiun Solo Balapan. “Kalau mau parkir di sini mahal. Bayar pertama saja 6 ribu, tambah 10 ribu kalau parkir inap. Padahal, motornya masih kepanasan, kehujanan. Kan nggak sebanding to sama hargane,” kisah Rini.

Setelah dikonfirmasi oleh kru LPM Paradigma, pihak customer service memberi penjelasan bahwa penyedia layanan parkir bukan dari Stasiun Solo Balapan namun dari anak perusahaannya. Keluhan tersebut sudah pernah dibahas namun belum ada tindak lanjutnya.

Rini menambahkan keluhannya soal pelayanan pemesanan tiket kereta Prameks yang dimulai sejak tiga jam sebelum pemberangkatan. Hal tersebut menyulitkan bagi penumpang yang rumahnya jauh, kalau tidak bolak-balik ya harus mau menunggu selama berjam-jam sampai kereta berangkat. Ia berharap pemesanan tiket ini bisa dilakukan sebelum hari H untuk mempermudah penumpang.

Nopik mengiyakan bahwa tiket kereta Prameks memang dibuka tiga jam sebelum pemberangkatan. Namun sebenarnya tiket kereta lokal tersebut dapat dipesan H-7 sebelum kereta berangkat. “Penumpang sebenarnya bisa memesan tiket langsung ke stasiun mulai dari H-7 mulai jam 9 pagi sampai 4 sore. Kuota yang disediakan untuk pemesanan tiket ini 50% dari total keseluruhan,” tuturnya.

Kuota penumpang kereta terutama yang lokal masih overload sehingga banyak penumpang yang tidak mendapat tempat duduk. Menurut Rini, hal ini mengganggu kenyamanan terutama bagi yang sudah lansia atau sedang hamil. “Apalagi anak muda sekarang banyak yang nggak peka, ada ibu-ibu gendong anak yo cuma didiemin, nggak ditawari tempat duduk,” tambah Rini.

Pemerintah sudah menetapkan aturan mengenai kuota ini dan membolehkan overload sampai 150%. “Sudah ada peraturan resmi dari pemerintah yang membolehkan kuotanya mencapai 150% kok mbak, jadi ya wajar kalau ada yang nggak dapet tempat duduk,” kata Nopik.

Selain masalah parkir dan tiket, fasilitas kamar mandi dan mushola juga menjadi perhatian penumpang. Di stasiun Solo Balapan, penumpang harus melewati pemeriksaan petugas dan menyerahkan jaminan KTP untuk bisa menggunakan kamar mandi dan mushola. “Ya jadi kurang nyaman di stasiun ini karena fasilitas itu sih mbak, kamar mandi dan mushola yang ada di dalem. Harus nyerahin KTP baru bisa sholat,” keluh Syarif.

Syarif sebagai pelanggan setia kereta api mengharapkan fasilitas dan kenyamanan bisa lebih maksimal lagi karena mulai tahun 2019 akan ada kereta super cepat. Kabar tersebut dikuatkan oleh Nopik, “Iya, kereta itu dari perusahaan China yang kerja sama dengan 4 BUMN di Indonesia. Mulai diterapkan untuk tujuan Jakarta-Bandung. Saat ini baru proses persiapan lajur rel untuk kereta itu.”

Menanggapi kereta super cepat ini, Rini dan Syarif sama-sama berharap bahwa apapun jenis keretanya yang penting nyaman, cepat, dan terjangkau.

Penulis, Ine Wulandari (reporter LPM Paradigma)

Sumber Gambar : https://keretaapi.files.wordpress.com

Komentar

  1. Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
    Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kbagi.com untuk info selengkapnya.

    Di sana anda bisa dengan bebas share dan mendowload foto-foto keluarga dan trip, music, video, filem dll dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peran RA Kartini dalam Pendidikan

Belajar Hingga Akhir Hayat