PEMBINAAN MAHASISWI BERCADAR DIANGGAP DISKRIMINATIF, MAHASISWA INI TAK TERIMA



Isna Nur Syaifuddin, mahasiswa Aqidah dan Filsafat Islam angkatan 2013 melalui sebaran chatting Whatsapp-nya menyatakan tidak terima dengan berita yang disebarkan oleh berbagai media yang seakan menganggap pembinaan mahasiswi bercadar sebagai pendiskriminasian. Berikut isi dari Chat Whatsapp selengkapnya:


Angkat pena kalian.Lawan pemberitaan yag hanya sekedar plintiran dan dugaan semata.Jangan tinggal diam institusi dimana kita berproses dipandang demikian. Adakah salah dengan kata Pembinaan? Bukankah itu hal yg positif? Suatu usaha untuk memberi binaan, mengarahkan, memberi pemahaman agar saudara-saudara kita lebih bisa memahami?

Adakah salah dengan kata itu? Diksi yg dikeluarkan bukanlah LARANGAN,  namun PEMBINAAN. Cobalah kita sadarkan para orang-orang  diluar sana yg secara mentah-mentah menelan opini dari pemberitaan media saat ini sebagai pandangan negatif.
Sebagai bagian dari instisusi Terhormat dan terdidik ini,  marilah jangan diam dengan kontroversi yang berkembang di luar sana.

Angkat penamu kawan,tuliskan apa yang sebenarnya di kampus kita ini. Ingat media hadir dalam juga dengan ide dan tujuan yang  beragam pula.  Tidak terkecuali framing di dalamnya.Plintiran-plintiran pemberitaan di media yang akhir-akhir ini bermunculan,  bisa jadi merupakan cara mereka menuai eksistensi mereka.

Ingat kawan,  dalam media juga terdapat konsep "Bad news is a good news". Semakin kontroversial suatu pemberitaan,  semakin banyak yang membicarakan,  dan otomatis rating, bahasan,  dan support pasti akan bertambah. Oleh karena itu,  mari jangan tinggal diam. Bisa jadi ini merupakan ulah segelintir kelompok, kaum, bahkan orang yang  kurang senang dengan keberadaan wawasan keilmuan yang dikembangkan UIN Sunan Kalijaga yang Rahmatan lil 'alamiin.

Mari kita khusnudhon. Dan kita kembalikan marwah kampus kita ini. Angkat pena, siapkan keybordmu tulis di berbagai media yang kita punya. Lawan opini yg persusif,  dengan fakta yang kita jalani.

Mari tuliskan bagaimana sebenarnya kampus kita. Dan kita lawan plintiran dan framing media dan segelintir orang itu.Monggo mari jihad lewat tulisan melalui media kalian masing-masing.  Medsos dan lain sebagainya.

Jika orang Tahu/paham/benar diam. 
Dan sedangkan yg salah disana yg berbicara.
Maka yg kebenaran itu akan tenggelam

Mari jangan biarkan itu

#Lawanmedia
#Jihadtulisan

Wallaua'lam bishowab.

Isna Nur Syaifuddin
Aqidah dan Filsafat Islam/2013

Demikian isi chat tersebut. Selanjutnya reporter LPM Paradigma akan melakukan pendalaman lebih lanjut soal Pembinaan Mahasiswi Bercadar yang sedang marak diberitakan.(redaksi)

Sumber Ilustrasi : studimuslim.blogspot.com


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peran RA Kartini dalam Pendidikan

Penumpang Keluhkan Pelayanan dan Fasilitas Transportasi Kereta Api Solo

Belajar Hingga Akhir Hayat